To Be (Am, Is, Are, Was, Were): Kapan Harus dan Dilarang Menggunakannya?

To Be (Am, Is, Are, Was, Were): Kapan Harus dan Dilarang Menggunakannya?

Panduan lengkap penggunaan To Be dalam bahasa Inggris. Stop bilang 'I am agree' atau 'She is go'!


Salah satu kesalahan paling fatal dan sering dilakukan oleh penutur Indonesia adalah obral To Be. Apa itu obral To Be? Itu adalah kebiasaan menambahkan am, is, are di semua kalimat, bahkan di tempat yang haram hukumnya.

Contoh dosa besar dalam grammar:

  • I am agree. (Saya setuju)
  • She is go to school. (Dia pergi ke sekolah)
  • We are study. (Kami belajar)

Kalau kamu masih sering melakukan ini, wajib baca artikel ini sampai habis. Mari kita luruskan logika To Be sekali untuk selamanya.


5 Wujud “To Be”

“To Be” itu seperti avatar, dia bisa berubah wujud tergantung subjek dan waktunya:

WaktuSaya (I)Dia/Itu (He/She/It)Kamu/Kami/Mereka (You/We/They)
Present (Sekarang)AmIsAre
Past (Lampau)WasWasWere

Aturan Emas: Kapan Pakai “To Be”?

Hanya ada 3 kondisi di mana kamu BOLEH (dan HARUS) menggunakan To Be. Di luar ini? HARAM.

1. Ketemu ANA (Adjective, Noun, Adverb)

Jika setelah subjek BUKAN kata kerja (Verb), maka kamu WAJIB pakai To Be sebagai jembatan.

  • Adjective (Sifat): Happy, Sad, Busy, Tired
    • I am happy. (Bukan “I happy”)
    • She is tired.
  • Noun (Benda/Profesi): Student, Doctor, Teacher
    • They are students. (Bukan “They students”)
    • He is a doctor.
  • Adverb (Keterangan Tempat/Waktu): Here, In the kitchen
    • We are in the kitchen. (Bukan “We in the kitchen”)

Rumus: Subject + To Be + Non-Verb


2. Ketemu Verb-ing (Sedang…)

Jika kamu ingin bilang “sedang”, kamu butuh paket lengkap: To Be + Verb-ing. Tidak boleh dipisah!

  • I am eating. (Saya sedang makan)

  • I eating. (Salah, kurang To Be)

  • I am eat. (Salah, kurang -ing)

  • They were sleeping. (Mereka dulu sedang tidur)

Rumus: Subject + To Be + Verb-ing


3. Ketemu Verb-3 (Pasif / Di-…)

Jika kamu ingin membuat kalimat pasif (dimakan, dipukul, dicuci), kamu butuh To Be + Verb-3.

  • The rice is eaten by me. (Nasi itu dimakan oleh saya)
  • The car was washed yesterday. (Mobil itu dicuci kemarin)

Rumus: Subject + To Be + Verb-3


Dosa Besar: Kapan DILARANG Pakai “To Be”?

Ini adalah aturan terpenting: JANGAN PERNAH menaruh To Be ketemu langsung dengan Verd-1 (Kata Kerja Asli).

  • I am agree. -> Verb aslinya “Agree”. Jadi cukup: I agree.
  • She is like pizza. -> Verb aslinya “Like”. Jadi cukup: She likes pizza.
  • They are work here. -> Verb aslinya “Work”. Jadi cukup: They work here.

Kenapa orang Indonesia sering salah ini? Karena di bahasa Indonesia tidak ada perubahan kata kerja. Kita terbiasa menerjemahkan “adalah” menjadi To Be di kepala kita.

  • Saya (adalah) setuju -> I am agree (SALAH!)
  • Saya setuju -> I agree (BENAR)

Ringkasan

Cara ngeceknya gampang. Lihat kata setelah subjeknya:

  1. Apakah itu Kata Kerja (Verb 1)? (Go, Sleep, Eat, Study, Agree)
    • YA: JANGAN PAKAI TO BE! Cukup I go, She sleeps.
  2. Apakah bermakna “Sedang”?
    • YA: Pakai To Be + Ing. (I am going)
  3. Apakah bermakna “Di-” (Pasif)?
    • YA: Pakai To Be + V3. (It is eaten)
  4. Apakah bukan kata kerja? (Sifat, Benda, Lokasi)
    • YA: Pakai To Be. (I am sad, He is a doctor)

Simpel kan? Jadi, berjanjilah untuk tidak pernah lagi bilang “I am agree”! 😉